Aneh, Kontraktor Kalah Lelang Menjadi Pelaksana

detak.co.id BANJAR-Saat ini Kota Banjar sedang giat giatnya membangun sarana dan prasarana infrastruktur, seiring pesatnya pembangunan sebuah kota alangkah baiknya tidak mengesampingkan segala aturan yang ada agar pembangunan bisa terlaksana dengan baik dan berkesinambungan. Dan sudah semestinya rekanan pemenang lelang dapat konsuekwen mengerjakannya sesuai kontrak.

Jangan seperti yang terjadi pada pekerjaan pembuatan taman kehati di Kota Banjar, proyek APBD (BANPROV) Tahun 2017 bernilai Rp; 2.687.009.000 yang dimenangkan oleh PT. PUTRA PADJADJARAN PERMANA yang semestinya dikerjakan sesuai kontrak ini malah di subkontrakan. Kenyataan dilapangan tidak ada ahli atau orang orang pekerja dari PT. PUTRA PADJADJARAN PERMANA, saat media datang ke lokasi tak satu orang pun pihak pelaksana yang ada di direksikit. Tak satupun mesin Molen yang nampak, pekerjaan senilai Milyaran rupiah tampak dikerjakan asal asalan seperti membuat adukan semen saja masih menggunakan cangkul belum lagi safety pekerja yang juga luput diperhatikan.

Bahkan pekerjaan taman kehati konon katanya diduga dikerjakan oleh PT. PRAWASTA SUGIH JAYA selaku peserta lelang yang tidak lolos. Dari beberapa sumber yang didapat rumor tersebut tidak dibantah.

Anggota Komisi III DPRD Kota Banjar, H. Mujammil melalui saluran telepon jum'at (20/10/17) mengatakan, "sebaiknya setiap rekanan yang menjadi pemenang lelang dapat menunaikan segala pekerjaannya dengan baik sesuai kontrak, kalaupun ada aturan yang membolehkan untuk sebahagian di subkontrakan ke pihak ketiga. Namun untuk menghindari permasalahan di penghujung baiknya rekananan pemenang lelang dapat membuktikan kesanggupannya dalam menyelesaikan pekerjaan. Untuk menyikapi hal tersebut Mujammil beserta Komisi III dalam waktu dekat akan melakukan sidak ke lokasi proyek.

pembangunan Taman Kehati merupakan amanat dari Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 3 Tahun 2012. Taman kehati dibuat untuk bisa menjadi kawasan ekosistem esensial.Konsep Taman Kehati sendiri, adalah menetapkan lokasi tumbuhan endemik/lokal/langka atau penanaman jenis tumbuhan beserta ekosistem penunjangnya agar kelestarian hubungan antara tumbuhan dan penyerbuknya dapat menghasilkan biji dan benih dengan genetik yang baik dan kuat.

Rate this item
(3 votes)
Go to top