3,5 Jam Ekspedisi Cinta TC di Sungai Cisadane

detak.co.id SETU - Kegiatan anggota group WhatsApp (WA) Tangsel Club (TC) bersama sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Tangerang Selatan, dan para penggiat kelestarian alam beraksi di sungai Cisadane di wilayah Kota Tangsel, Minggu (14/8/2016).

Kegiatan dengan tema "Ekspedisi Cinta di Sungai Cisadane" digagas Tangsel Club (TC) selama lebih kurang dua minggu, dan diikuti hampir 70an orang, menyusuri sungai Cisadane sepanjang lebih kurang 14km selama 3,5 jam.

35 Jam Ekspedisi Cinta TC di Singai Cisadane 3

Start point peserta ekspedisi di kampus Akademi Bambu Nusantara (ABN) Serpong BSD, dilanjutkan ke lokasi start penyusuran sungai di kawasan jembatan Kranggan - Cisauk dan finish di kawasan Kampoeng Aer (jembatan Serpong - Summarecon).

Peserta terdiri dari anggota TC dan komunitas Seniman/budayawan Banten, artis, komunitas Banten Kreatif, dibantu para penggiat lingkungan, seperti Ganespa, Forum Daerah Aliran Sungai (Forum DAS) Tangsel, komunitas Kandang Jurang Doank, komunitas Lembah Hijau, dan unsur Pemerintahan, diantaranya Palang Merah Indonesia (PMI) Tangsel, Dinas Tata Kota Bangunan dan Permukiman, Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel, Satpol PP Tangsel, dan Dinas Perhubungan dan Kominfo Tangsel

35 Jam Ekspedisi Cinta TC di Singai Cisadane 2

Hadir dalam kesempatan tersebut Dik Doank, Kepala BLHD Rahmat Salam, dan Sekretaris Dinas Tata Kota Bangunan dan Permukiman Mukkodas.

Maksud kegiatan tersebut adalah sebagai kegiatan sosial TC untuk berpartisipasi aktif dalam membantu pemerintah untuk penataan dan pembangunan wilayah, khususnya di Kota Tangsel kedepan.

35 Jam Ekspedisi Cinta TC di Singai Cisadane 1

"Tujuannya adalah memotret kondisi existing sungai Cisadane di wilayah Tangsel, khususnya terkait inlet/outlet, Garis Sempadan Sungai (GSG), dll yang juga merupakan bagian tugas di Forum Koordinasi Daerah Aliran Sungai (Forum DAS) wilayah Kota Tangsel," ungkap admin TC Uten Sutendy

Uten menambahkan, TC beranggotakan para birokrat, legislator, pengusaha, praktisi, aktivis, jurnalist, NGO, dan swasta lainnya.

"Kedepan, kegiatan ini akan ditindaklanjuti dengan beberapa agenda penting. Langkah pertama dan utama pasca Cisadane. Membuat konsep trip wisata Cisadane. Menjadikan star point sebagai pusat makan ikan air tawar dan ikan sungai, seperti ikan cere, ikan mujair, dll sebagai wisata kuliner, ekowisata di kawasan Cisadane, dan wahana pendidikan kecintaan pada alam semesta," pungkasnya.

Rate this item
(0 votes)
Go to top