Baru Selesai Dua Bulan Dibangun, Plafon SDN 02 Bambu Apus Jebol

Salahsatu guru bersama siswa saat menunjukan ruang kelas jebol akibat bocor. Salahsatu guru bersama siswa saat menunjukan ruang kelas jebol akibat bocor. Hendra

detak.co.id Kota TANGSEL-Baru dua bulan pembangunan SDN o2 Bambu Apus, Pamulang, Kota Tangsel selesai dibangun atap sekolah tersebut jebol setelah diterjang hujan deras. Akibatnya, guru dan siswa yang tengah melakukan kegiatan belajar mengajar was-was.

 Tak hanya pada bagian ruangan kelas yang mengalami jebol, dibagian teras di lantai tiga gedung sekolah itu, plafonnya mulai terlihat lapuk karena rembesan air. Rembesan air juga tak hanya merusak plafon ruang kelas dan plafon yang ada dibagian teras, plafon WC sekolah di lantai satupun mengalami nasib serupa.

Salahsatu pengajar SDN 02 Bambu Apus Adeng mengatakan, jebolnya plafon diruang kelas V itu terjadi sekitar empat hari lalu. Jebolnya plafon terjadi pada malam hari ketika hujan deras. "Kejadiannya empat hari yang lalu dan malam hari. Pas hujan deras, air tumpah ke plafon. Kemarin dari dinas pendidikan juga sudah kemari, dia juga kaget," katanya pada Selasa (7/3/2017).

Guru yang membidangi mata pelajaran olahraga ini mengungkapkan perbaikan terhadap gedung sekolah tersebut diyakini akan sia-sia jika atap pada bagian gedung tidak diperbaiki secara maksimal. "Kalau bagian atas gedung ngak dibetulin, ngak usah. Percuma, pasti akan bocor lagi," ujarnya.

Ia juga mengaku khawatir jika plafon berbahan material gypsum yang sudah terlihat lapuk tersebut tidak segera ditangani. Sebab, saat ini cuaca sedang tidak menentu. "Kan kita ngak tau, kalau hujan tiba-tiba. Karena hujan ngak tentu. Beruntung kita punya aula dan ruang mushola jadi dua kelas bisa digeser belajar disitu," ungkapnya.

Sementara Kepala SDN 02 Bambu Apus Maman mengaku, bingung dengan kondisi yang terjadi pada sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 600 itu. Rusaknya plafon ruang kelas, sudah dilaporkan ke dinas terkait agar segera dilakukan penanganannya. Meski begitu, perbaikan harus dilakukan semaksimal mungkin.

"Kalau tidak di aci kemudian dikasih aqua proof, lebih baik jangan dikerjakan. Soalnya kalau hujan begitu lagi, terus jebol lagi," katanya.

Menurutnya, gedung sekolah tersebut belum lama ini diperbaiki. Akan tetapi, belum lama diperbaiki terjadi bocor lagi. Hal tersebut karena perbaikan yang dilakukan pada bagian atas gedung tidak dilakukan pengacian. "Percuma buang-buang duit. Nanti pasti bocor dan jebol lagi," tandasnya.

Rate this item
(0 votes)
Go to top